Tuesday, 3 January 2012
My Way
Dengan amat yakin lelaki paruh baya itu menggapai mikrofon yang seolah memang disediakan untuknya. Dalam hitungan detik, benda itu telah mantap berada dalam genggamannya. Sejenak sepasang mata kelabunya tersenyum menatapku. Aku baru sadar, sejak tadi mataku tak berkedip mengikuti setiap gerak tubuhnya.
Wednesday, 23 March 2011
Siapa mau
Cuma setumpuk buku
buat apa ditangisi
Itu kata ibu
sia-sia meredam nelangsaku
Kategori:
ibu,
journey of life,
masa kuliah,
puisi
Thursday, 10 March 2011
Jangan pergi
Si gadis kecil mematung di depan lemari butut yang sudah sulit dikenali warna catnya. Bau apek menguar dari koran lapuk yang telah menguning namun masih setia menempel di papan-papan lemari.
Tumpukan baju dengan cepat berpindah dari lemari ke koper si bibi. Celana dan kutang yang tersembunyi di sudut yang paling dalam pun tak terlewatkan. Bedak, lipstik dan parfum murah yang nyaris utuh masih terserak di dipan, tepat di sisi lemari butut.
Tumpukan baju dengan cepat berpindah dari lemari ke koper si bibi. Celana dan kutang yang tersembunyi di sudut yang paling dalam pun tak terlewatkan. Bedak, lipstik dan parfum murah yang nyaris utuh masih terserak di dipan, tepat di sisi lemari butut.
Kategori:
journey of life,
masa kecil,
orang-orang di dekatku
Friday, 4 March 2011
Gadis kecil: Perjumpaan
Kaki si bibi keseleo. Sudah dilabur parem dan dioles Rheumason tiga hari, bukannya sembuh malah bengkaknya makin menjadi.
"Dibawa ke tukang urut ya?" bujuk ibu si gadis kecil.
"Jangan, Nyah ...," pinta si bibi memelas. Dia paling ngeri berobat. Baginya dokter atau tukang urut sama saja. Yang satu suka nyuntik, satunya lagi suka mencet-mencet bagian yang sakit. Butuh dua ribu satu macam 'gombalan' bahwa diurut itu tidak bakal sakit sebelum akhirnya si bibi mengangguk enggan.
"Dibawa ke tukang urut ya?" bujuk ibu si gadis kecil.
"Jangan, Nyah ...," pinta si bibi memelas. Dia paling ngeri berobat. Baginya dokter atau tukang urut sama saja. Yang satu suka nyuntik, satunya lagi suka mencet-mencet bagian yang sakit. Butuh dua ribu satu macam 'gombalan' bahwa diurut itu tidak bakal sakit sebelum akhirnya si bibi mengangguk enggan.
Kategori:
journey of life,
masa kecil,
orang-orang di dekatku
Thursday, 18 November 2010
Tak kupinta umur panjang
bukan nyala lilin
yang berkedip ditiup angin
atau segigit tart
beraroma vanili
yang membedakan hari ini
yang berkedip ditiup angin
atau segigit tart
beraroma vanili
yang membedakan hari ini
Kategori:
journey of life,
masa dewasa - pernikahan,
puisi.
Subscribe to:
Posts (Atom)